No image available for this title

Text

The five practices of exemplary leadership : Information Technology



Inilah kisah mimpi Azar Nafisi dan mimpi buruk yang membuatnya menjadi kenyataan. Selama dua tahun sebelum meninggalkan Iran pada tahun 1997, Nafisi mengumpulkan tujuh wanita muda di rumahnya setiap Kamis pagi untuk membaca dan membahas karya-karya terlarang sastra Barat. Mereka semua adalah mantan murid yang dia ajar di universitas. Mereka tidak terbiasa diminta untuk mengungkapkan pikiran mereka, tapi segera mereka mulai membuka diri dan berbicara lebih leluasa, tidak hanya tentang novel yang mereka baca tapi juga tentang impian dan kekecewaan mereka sendiri. Laporan Nafisi berkedip kembali ke masa awal revolusi, saat dia pertama kali mulai mengajar di Universitas Teheran di tengah pusaran atau demonstrasi dan demonstrasi. Kisah Azar Nafisi menawarkan potret menarik dari perang Iran-Irak yang dilihat dari Teheran dan memberi kita gambaran langka, dari dalam, tentang kehidupan perempuan di Iran revolusioner.


Availability

16000551Available

Detail Information

Series Title
-
Call Number
658.40920941 KOU t
Publisher Wiley : San Francisco.,
Collation
21 hlm.: il.; 28 cm.
Language
ISBN/ISSN
978-1-118-55630-6
Classification
65.840.920.941
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility

Other version/related

No other version available




Information


RECORD DETAIL


Back To PreviousXML DetailCite this