<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5872">
 <titleInfo>
  <title>Risalah Tuntunan Shalat Lengkap</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rifa\'I, Moh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Semarang</placeTerm>
   <publisher>Karya toha putra</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">0</languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>128 hlm.: il.; 20 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Krisis Keuangan Global membalikkan tahun puluhan tahun kebijaksanaan yang diterima mengenai bagaimana pasar keuangan bekerja, dan cara terbaik untuk menjaga mereka tetap dalam pengawasan. Sejak itu gelombang reformasi dan re-regulasi telah jatuh di atas bank dan pasar. Perusahaan keuangan diatur tidak seperti sebelumnya. Tapi apakah langkah-langkah ini berhasil, dan apakah mereka berjalan cukup jauh? Dalam polemik baru yang cerdas ini, mantan bankir dan regulator keuangan, Howard Davies, merespons dengan 'tidak' gemilang. Masalah di jantung krisis keuangan tetap ada. Masih belum ada koordinasi kebijakan moneter internasional yang efektif. Sektor keuangan masih terlalu besar dan, jauh dari melindungi ekonomi dan pembayar pajak, undang-undang pemerintah baru-baru ini memperlihatkan risiko yang lebih besar lagi. Untuk mengatasi tantangan utama ini, Davies menawarkan manifesto alternatif reformasi yang radikal untuk memulihkan disiplin pasar dan menciptakan masa depan ekonomi yang lebih aman bagi kita semua.</note>
 <subject authority="">
  <topic>Shalat</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Doa</topic>
 </subject>
 <classification>2.973.822</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan Universitas Ary Ginanjar </physicalLocation>
  <shelfLocator>297.3822 RIF r</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">16000714</numerationAndChronology>
    <sublocation></sublocation>
    <shelfLocator></shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5872</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-10-05 10:43:48</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-10-05 10:43:48</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>